2. Formulir Aplikasi Visa (dengan satu lembar foto yang ditempel pada kolom foto)
3. Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan
4. Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja- Jika tidak bekerja tidak perlu menyertakan
5. Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
6. Fotokopi Bukti Keuangan, pilih salah satu:
* Surat Pajak Tahunan (SPT PPH-21) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
* Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
* Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir dan surat referensi bank
* Surat keterangan keanggotaan golf
* Surat keterangan keanggotaan hotel bintang 5
* Surat keterangan pemegang program jamsostek
* Slip gaji atau bukti tunjangan pensiun
Jakarta - Incheon - Jeju
- Love Museum
- Seongsan Ilchulbong
Di Jeju, saya dan kawan hanya sempat mengunjungi dua tempat yg iconic, karena jarak tempat wisata satu dan lainnya sangat berjauhan dan biaya perjalanan membutuhkan ongkos yg lumayan. Moda transportasi di Jeju adalah bus, taxi, dan sewa mobil. Pada saat itu yg paling terjangkau untuk kami adalah bus untuk wisata jarak jauh dan taxi untuk wisata dengan jarak dekat.
Kami memilih bus untuk ke spot Seongsan Ilchulbong. Tempat tersebut adalah sebuah kawah gunung berapi kuno yang sudah tidak aktif. Untuk menikmatinya, pengunjung difasilitasi tangga kayu untuk mendaki hingga puncak (sunrise spot). Perjalanan dengan bus jarak jauh tanpa macet tanpa 'ngetem' memakan waktu 2 jam sekali perjalanan, maka 4 jam untuk pulang-pergi.
Seharusnya banyak yg bisa dikunjungi di Jeju, tapi waktu yg terlalu sebentar dan budget terbatas membuat kami harus mengubah objek wisata. Akhirnya kami memilih Love Museum *jengjeeng*. Sangat tidak disarankan bagi usia dibawah 18 tahun, karena berisi segala macam alat peraga hingga bermacam gaya yg berkaitan dengan kegiatan reproduksi manusia. Kami ke sana dengan taxi karena jaraknya tidak terlalu jauh, sekitar 30 menit perjalanan dari guesthouse kami yg berdekatan dengan terminal bus Jeju.
Sementara untuk bertahan hidup, jika tidak menyukai makanan Korea, kita bisa membeli makanan di convenience store (semacam Indomaret di Indonesia). No worry, banyak makanan halal di sana. Ada spaghetti sapi, roti atau pastry, dan lainnya yg sekiranya bisa dimakan. Di seberang penginapan kami, Sory Guesthouse, ada restoran yang menjual Samgyetang (sup ayam yang dimasak dengan gingseng). Di Jeju tidak ada Sevel, kalau tidak salah ingat mereka punya Jeju Daily (Indomaretnya Jeju). Uang elektroniknya pun berbeda dari provinsi lainnya, saya lupa namanya tapi bukan T-money. Jadi kami menggunakan uang cash ketika bertransaksi. Ini karena Jeju merupakan provinsi mandiri yg menyediakan berbagai kebutuhannya sendiri.
Jeju - Busan
- Haeundae Beach
- Haeundae Dalmaji Road
- Gwangan Bridge (Jembatan Berlian)
Busan - Seoul
- Trick eye museum
- Gwanghwamun Castle
- Itaewon Mosque
- Duduk2 di Myeong-dong
Incheon - Jakarta



